Apply Edge Tailor my CV for this job — free

Wildlife and Habitat Officer

WWF Indonesia · Bener Meriah Regency, Aceh, Indonesia

Tailor my CV for this job — free

See similar jobs

I. TUJUAN JABATANMemberikan dukungan operasional kepada WWF-Indonesia di wilayah kerja Lanskap Gajah Peusangan, yang meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Bireuen, dalam perencanaan teknis, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan pengelolaan serta pengayaan habitat gajah Sumatra.Kegiatan tersebut berfokus pada peningkatan ketersediaan dan kualitas vegetasi pakan, pemulihan habitat, serta pengelolaan data restorasi ekosistem melalui program Reconnect+. Posisi ini juga bertanggung jawab mendukung koordinasi dengan masyarakat, pemerintah, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan kegiatan dilaksanakan secara partisipatif, berbasis data, dan berkelanjutan.II. PERAN DAN TANGGUNG JAWABA. Perencanaan ProyekTerlibat dalam penyusunan rencana dan strategi pelaksanaan proyek jangka pendek, menengah, dan panjang terkait pengelolaan serta pengayaan habitat gajah berbasis ilmiah dan komunitas untuk mendukung koeksistensi yang berkelanjutan.Menyusun mekanisme pemantauan dan evaluasi secara berkala guna mengidentifikasi tantangan serta kebutuhan perbaikan di lapangan.Mendukung penyusunan rencana teknis kegiatan pengayaan habitat, mencakup identifikasi lokasi prioritas, pemilihan jenis tumbuhan pakan, perencanaan kebutuhan bibit, metode penanaman, pemeliharaan, serta jadwal pelaksanaan kegiatan.Mendukung penyusunan desain pemantauan dan evaluasi untuk menilai perkembangan vegetasi, keberhasilan penanaman, serta pemanfaatan area pengayaan habitat oleh gajah.B. Implementasi ProgramMemastikan pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pengayaan habitat gajah Sumatra di Lanskap Peusangan berjalan sesuai dengan rencana kerja, target, anggaran, dan strategi program yang telah ditetapkan.Melakukan survei dan kajian kondisi habitat, termasuk analisis vegetasi, inventarisasi keanekaragaman hayati, identifikasi tumbuhan pakan gajah, serta penilaian potensi dan kesesuaian lokasi untuk kegiatan pengayaan habitat.Mengkaji teknik dan metode pengelolaan serta pengayaan habitat yang efektif, termasuk mengidentifikasi dan memilih jenis tumbuhan pakan gajah berdasarkan tingkat palatabilitas, karakteristik ekologis, kesesuaian habitat, dan ketersediaan jenis lokal guna meningkatkan kualitas dan daya dukung habitat.Mendukung penyusunan dan penerapan rancangan teknis pengayaan habitat, mencakup penentuan lokasi prioritas, metode persiapan lahan, kebutuhan bibit, komposisi jenis, pola dan jarak tanam, serta metode penanaman dan pemeliharaan tanaman.Melakukan pemeriksaan dan verifikasi teknis terhadap kemajuan dan hasil pekerjaan lapangan, termasuk kesesuaian luas areal, kualitas persiapan lahan, jumlah dan kualitas bibit, realisasi penanaman, serta pelaksanaan pemeliharaan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan kegiatan.Melaksanakan pemantauan dan evaluasi keberhasilan kegiatan pengayaan habitat melalui pengukuran tingkat kelangsungan hidup tanaman (survival rate), pertumbuhan tanaman, perubahan struktur dan komposisi vegetasi, serta perkembangan ketersediaan tumbuhan pakan gajah.Memantau pemanfaatan area pengayaan habitat oleh gajah melalui pengamatan langsung maupun tidak langsung, termasuk identifikasi tanda kehadiran, aktivitas makan, dan pola penggunaan habitat untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan pengayaan pakan.Mengumpulkan, mengelola, memperbarui, dan menganalisis data kegiatan pengayaan habitat dan restorasi ekosistem, termasuk melalui platform Reconnect+, serta memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (GIS), analisis spasial, dan data pergerakan satwa untuk mendukung pemantauan, evaluasi, dan pengambilan keputusan berbasis data.Melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan tim internal WWF-Indonesia, pemerintah daerah, BKSDA, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, kelompok masyarakat, sektor swasta, serta pemangku kepentingan lainnya dalam pelaksanaan kegiatan pengayaan habitat, restorasi ekosistem, konservasi keanekaragaman hayati, dan mitigasi konflik manusia–gajah.Mendukung pelaksanaan kegiatan konservasi berbasis masyarakat melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat dalam pengelolaan habitat, serta membangun kerja sama untuk mendukung keberlanjutan kegiatan pengayaan habitat dan koeksistensi manusia–gajah.Mendukung koordinasi lintas unit dan pelaksanaan kegiatan konservasi, restorasi, serta agroforestri yang relevan dengan tujuan program, termasuk menjaga komunikasi dan hubungan kerja yang baik dengan para pemangku kepentingan.Mengidentifikasi kendala teknis dan operasional selama pelaksanaan kegiatan serta memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil pemantauan, evaluasi, dan analisis data untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan habitat.Mendukung pengelolaan kebutuhan logistik, peralatan, anggaran operasional, dan administrasi kegiatan lapangan, termasuk dokumentasi pelaksanaan, pencatatan kemajuan pekerjaan, serta penyediaan data pendukung untuk pelaporan dan pertanggungjawaban kegiatan.C. PelaporanMenyusun laporan monitoring dan evaluasi kegiatan restorasi berbasis Reconnect+ untuk kegiatan Habitat Improvement di Lanskap Peusangan.Menyajikan rekomendasi berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan dalam konservasi habitat.Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan lapangan secara berkala, termasuk laporan keberhasilan dan pembelajaran, serta memastikan dokumentasi dapat menjadi masukan untuk kegiatan di masa mendatang.Terlibat dalam penyusunan dan pendistribusian laporan berkala dan/atau laporan ad hoc mengenai analisis data serta rekomendasi terkait pelaksanaan kegiatan.D. Finance and AdministrationMendukung Tim Finance dalam memastikan implementasi kebijakan pengelolaan keuangan WWF-Indonesia.Membantu Tim Finance & Administration dalam pengurusan kontrak subgrant dan memastikan kepatuhan terhadap kebijakan subgrant WWF-Indonesia.Mengidentifikasi kebutuhan dan calon penerima subgrant.Melakukan supervisi teknis dan memastikan kualitas hasil subgrant, termasuk monitoring dan evaluasi serta pelaporan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.E. People and CultureMengusulkan dan meninjau kebutuhan Human Resources Planning untuk implementasi program/proyek sesuai dengan area kerja atau tema yang menjadi tanggung jawabnya.Menyusun individual Key Performance Indicator (KPI) melalui konsultasi dengan supervisor.Menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK), memenuhi persyaratan proses kontrak, menyupervisi pelaksanaan pekerjaan, serta mengevaluasi hasil pekerjaan staf honorer dan/atau konsultan ahli yang menjadi tanggung jawabnya.Mendukung Tim People & Culture dalam berbagai aktivitas yang menunjang peningkatan kapasitas staf dan nonstaf yang menjadi tanggung jawabnya, serta memastikan implementasi kebijakan pengelolaan sumber daya manusia WWF-Indonesia.F. Strategic, Sourcing and OperationsMengusulkan dan/atau meninjau Procurement Plan yang mencakup pengadaan barang dan jasa untuk mendukung pelaksanaan rencana kerja tahunan.Menggunakan dan merawat peralatan kerja WWF-Indonesia, baik aset maupun nonaset, serta mendukung Tim Strategic Sourcing & Operations (SSO) dalam pelaksanaan inventarisasi dan pemeriksaan fisik aset sesuai dengan kebijakan SSO.Mendukung Tim SSO dalam memastikan implementasi kebijakan SSO WWF-Indonesia.III. PERLINDUNGAN, MANAJEMEN RISIKO, DAN KEPATUHANMelaksanakan seluruh kegiatan dengan menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak Masyarakat Adat, hak asasi manusia (HAM), kesetaraan gender, serta prinsip konservasi inklusif sesuai dengan standar dan nilai-nilai organisasi.Menjaga kerahasiaan data dan informasi organisasi serta bertindak sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.Berkontribusi dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menilai tingkat risiko.Berkontribusi dalam mengelola risiko sesuai dengan strategi penanganan risiko yang telah ditetapkan WWF-Indonesia.IV. MATRIKS KOORDINASIA. InternalMelakukan koordinasi dan bekerja sama secara erat dan teratur dengan tim pendukung program, seperti GS, Grant & Finance, People & Culture (P&C), Legal, dan tim pendukung lainnya.Berkoordinasi dengan tim pelaksana program untuk memastikan kemajuan proyek dan keberlanjutan kegiatan.B. EksternalMelakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait, seperti pemerintah kabupaten/desa, sektor swasta, akademisi, CSO, dan masyarakat sesuai kebutuhan untuk mencapai tujuan program dan memastikan keberlanjutan kegiatan.V. KUALIFIKASIA. Pendidikan dan PengalamanPendidikan minimal Sarjana (S1) dari program studi Ilmu Kehutanan, Ilmu Lingkungan, atau bidang relevan lainnya.Memahami prinsip pengelolaan habitat satwa liar, khususnya gajah Sumatra, termasuk ekologi vegetasi pakan, daya dukung habitat, restorasi ekosistem, serta pendekatan pengelolaan habitat untuk mendukung mitigasi konflik manusia–gajah.Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang konservasi, rehabilitasi, pengelolaan satwa liar, ekologi, atau pengelolaan kawasan konservasi.Memiliki kompetensi dalam mengoperasikan perangkat lunak GIS, seperti ESRI ArcGIS. Penguasaan SMART Patrol dan drone menjadi nilai tambah.B. Keterampilan TeknisMemiliki pengalaman dalam pengelolaan proyek konservasi, termasuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan lapangan.Memiliki pengalaman dalam penelitian lapangan dan interaksi manusia–satwa liar, termasuk pemahaman tentang perilaku satwa liar dan ekosistem alami, serta pengumpulan dan analisis data keanekaragaman hayati, khususnya untuk gajah dan satwa dilindungi lainnya.Memiliki kemampuan teknis dalam metode survei, seperti analisis vegetasi (anveg) dan sampling, inventarisasi flora dan fauna, serta pendokumentasian data lapangan melalui foto, video, dan deskripsi.Memiliki pengalaman dalam kegiatan pengayaan habitat, pembibitan, dan restorasi hutan.Memiliki kemampuan dalam survei vegetasi, inventarisasi keanekaragaman hayati, dan analisis habitat.Memahami identifikasi jenis vegetasi dan tumbuhan hutan tropis.Memahami metode analisis vegetasi, seperti perhitungan Indeks Nilai Penting (INP), indeks keanekaragaman jenis, serta analisis struktur dan komposisi vegetasi.Memiliki kemampuan dalam preparasi sampel tumbuhan, termasuk pengumpulan, pengawetan, dan pembuatan spesimen herbarium untuk keperluan identifikasi dan analisis.Memiliki kemampuan dalam pengelolaan dan analisis data, termasuk data cleaning untuk memastikan konsistensi dan kesiapan data untuk dianalisis.Mampu melakukan analisis statistik menggunakan perangkat lunak seperti R/RStudio.Di Yayasan WWF Indonesia, kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, di mana keberagaman dihargai dan setiap individu memiliki kesempatan yang setara. Kami mendorong pelamar dari semua latar belakang masyarakat untuk mengajukan lamaran. Kami juga menyediakan berbagai manfaat kerja guna mendukung keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional.Harap mengirimkan lamaran Anda sebelum tanggal 11 November 2026Kami mendorong pengajuan lamaran lebih awal, karena lowongan ini mungkin akan ditutup sebelum batas waktu yang ditentukan setelah kandidat yang sesuai ditemukan.